Tanjung Bintang — Jama’ah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdhiyah (JATMAN) Kecamatan Tanjung Bintang menggelar Musyawarah Idarah Ghusniyah pada Kamis, 27 Dzulqa’dah 1447 H. Dalam musyawarah tersebut, Kyai Abdul Rosyid kembali dipercaya untuk memimpin kepengurusan JATMAN Kecamatan Tanjung Bintang.
Kegiatan musyawarah dilaksanakan sebagai bagian dari proses reorganisasi kepengurusan JATMAN setelah masa berlaku surat keputusan (SK) pengurus sebelumnya berakhir. Selain itu, terdapat sejumlah penyesuaian terkait istilah dan struktur kepengurusan di lingkungan JATMAN.

Ketua panitia kegiatan, Kyai Abdul Rosyid, menyampaikan bahwa pembentukan kepengurusan baru menjadi langkah penting untuk memperkuat organisasi sekaligus mempersiapkan agenda pelantikan pengurus Idarah Ghusniyah se-Kabupaten Lampung Selatan yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Agenda ini dilaksanakan karena SK kepengurusan JATMAN Kecamatan Tanjung Bintang sudah habis masa berlakunya. Selain itu juga ada beberapa perubahan terkait istilah-istilah dalam kepengurusan JATMAN,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses pembentukan kepengurusan di Kecamatan Tanjung Bintang memiliki tantangan tersendiri. Menurutnya, jumlah masyarakat yang mengikuti thariqah masih terbatas dan belum banyak yang bersedia aktif di organisasi.
“Di Tanjung Bintang termasuk agak sulit mencari pengurus JATMAN karena selain jamaah thariqah masih sedikit, juga belum banyak yang berkenan aktif di organisasi,” katanya.
Meski demikian, Kyai Abdul Rosyid berharap kepengurusan baru nantinya dapat bekerja lebih maksimal dibanding sebelumnya. Ia menilai masih terdapat sejumlah agenda organisasi yang perlu diselesaikan dan dikembangkan.
“Masih banyak pekerjaan rumah dari kepengurusan sebelumnya yang belum maksimal. Harapannya ke depan SDM pengurus lebih siap sehingga program-program organisasi bisa berjalan lebih baik,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kyai Agus Sugiarto memberikan apresiasi terhadap perjalanan kepengurusan JATMAN Tanjung Bintang di bawah kepemimpinan Kyai Abdul Rosyid. Ia berharap peran JATMAN tidak hanya fokus pada pembinaan thariqah mu’tabarah, tetapi juga mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait keberadaan thariqah munqathi’ yang dinilai berpotensi menimbulkan keresahan apabila tidak dipahami dengan baik.
“Kedepan bukan hanya mengurusi thariqah mu’tabarah saja, tetapi juga perlu memberikan perhatian terhadap thariqah munqathi’ yang mungkin dapat meresahkan warga. Karena mungkin masyarakat di sini belum terlalu familiar, kalau sudah familiar insyaallah akan lebih ramai,” ujar Kyai Agus Sugiarto.
Sementara itu, Kyai Wahono menyampaikan bahwa pelantikan pengurus JATMAN tingkat kecamatan untuk empat kabupaten direncanakan berlangsung pada 28 Mei 2026 di Pondok Pesantren Al-Ishlah Sukadamai, yang dipimpin oleh Kyai Adib.
Ia berharap kepengurusan baru JATMAN Tanjung Bintang dapat segera melengkapi administrasi dan penerbitan SK agar dapat ikut dilantik bersama kepengurusan lainnya.
“Harapannya setelah terbentuk pengurus JATMAN Tanjung Bintang yang baru, bisa segera mengejar penerbitan SK supaya dapat mengikuti agenda pelantikan,” tuturnya.
Kontributor: Asep Kristiyanto
Editor: Nhd
===========================
🌙 TUNAIAKAN ZAKAT, INFAK & SEDEKAH TERBAIK ANDA 🌙
Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui
NU CARE-LAZISNU PCNU LAMPUNG SELATAN
amanah, terpercaya, dan tepat sasaran untuk kemaslahatan umat.
✨ Mari hadirkan kebahagiaan bagi dhuafa, yatim, pendidikan, dakwah, dan program sosial kemanusiaan lainnya.
✨ Setiap rupiah yang Anda titipkan menjadi ladang pahala dan keberkahan.
📌 Transfer Donasi:
BSI : 7177762584
a.n NU CARE-LAZISNU KAB LAMPUNG SELATAN
📞 Konfirmasi & Informasi:
0823-7919-9107
“Harta tidak akan berkurang karena sedekah.”
(HR. Muslim)

🤝 Bersama NU CARE-LAZISNU, mari kuatkan kepedulian dan kebermanfaatan untuk umat.



