Asep Kristiyanto, S.TH. Sekertaris MWC NU Tanjung Bintang, Taabin
Pada momentum Hari Lahir (Harlah) ke-92 GP ANSOR tahun 2026, Sekertaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama ( MWC NU ) Tanjung Bintang Asep Kristiyanto, S.TH berharap GP ANSOR terus memperkuat kaderisasi, mempercepat transformasi digital dalam gerakan dakwah dan sosial, serta memperluas jejaring pemuda NU.
Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut organisasi untuk adaptif tanpa meninggalkan prinsip dasar perjuangan.
“GP Ansor harus terus melakukan inovasi, terutama dalam menghadapi era digital dan globalisasi. Kader Muda NU harus hadir di ruang-ruang strategis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh kader Ansor untuk menjadikan tema “Bersatu, Berperan untuk Negeri” bukan sekadar slogan seremonial, melainkan arah gerak nyata dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.
“Ini bukan hanya tema peringatan, tetapi visi besar. Pemuda NU harus menjadi bagian dari sejarah yang menulis masa depan peradaban,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa pemuda NU memiliki peran strategis dalam membangun peradaban yang berdaya, berdampak, dan mendunia. Menurutnya, perjalanan panjang Ansor selama ini bukan hanya mencerminkan eksistensi organisasi pemuda NU, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata dalam pemberdayaan pemuda NU di berbagai bidang kehidupan.
Mulai dari pendidikan, sosial, kesehatan, hingga advokasi kebijakan publik, Ansor dinilai konsisten hadir di tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai keislaman yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.
Dalam konteks global, ia juga menyoroti pentingnya peran Pemuda Indonesia dalam membawa nilai-nilai Islam yang damai dan inklusif ke tingkat internasional. Menurutnya, GP Ansor memiliki modal sosial dan keagamaan yang kuat untuk tampil sebagai representasi Islam moderat Indonesia di dunia. “Dunia hari ini membutuhkan wajah Islam yang ramah, yang menyejukkan, dan itu sudah lama diperlihatkan oleh GP Ansor.
redaksi.



